x = "awesome"
def myfunc():
x = "fantastic"
myfunc()
print("Python is " + x)
Hasil
Output: Python is awesome
Mengapa
hasilnya "awesome"?
- Variabel x = "awesome" berada di luar
fungsi, sehingga disebut global variable.
- Di dalam fungsi myfunc(), dibuat variabel baru:
x = "fantastic"
Variabel ini hanya berlaku di
dalam fungsi (local variable).
Karena fungsi tidak mencetak atau
mengembalikan nilai x, dan variabel global tidak diubah, maka:
print("Python is " + x)
tetap menggunakan variabel global:
x = "awesome"
Sehingga outputnya:
Python is awesome
Jika
ingin menghasilkan "Python is fantastic"
Gunakan kata kunci global:
x = "awesome"
def myfunc():
global x
x = "fantastic"
myfunc()
print("Python is " + x)
Output: Python
is fantastic
Cara
lain (lebih disarankan)
Daripada menggunakan global, lebih
baik fungsi mengembalikan nilai:
x = "awesome"
def myfunc():
return "fantastic"
x = myfunc()
print("Python is " + x)
Output: Python
is fantastic
Pendekatan ini lebih mudah dipahami
dan lebih sesuai dengan praktik pemrograman Python modern.
Beberapa
Kesalahan:
❌ Salah myfunc
✅ Benar myfunc()
❌ Salah dwesome
✅ Benar awesome
❌ Salah python is
Tidak salah secara sintaks, tetapi
secara konvensi lebih umum ditulis: Python
is
Ini adalah contoh klasik untuk
memahami Global Variables, Local Variables, dan Variable Scope,
yang merupakan materi dasar yang sangat penting bagi setiap pemula Python.
Read English version: Click Here

No comments:
Post a Comment